IBX5828C990AE55E 5 Mitos Keliru yang Berkembang di Masyrakat Mengenai Suku Dayak - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Minggu, 26 Oktober 2014
    Advertisement

    5 Mitos Keliru yang Berkembang di Masyrakat Mengenai Suku Dayak - Seperti halnya kebudayaan yang lainnya, mitos merupakan sesuatu yang tidak bisa di pisahkan dalam kehidupan berbudaya, entah itu mitos tentang hal gaib atau mitos tentang kehidupan sehari-hari. Begitu juga suku dayak di kalimantan, banyak cerita yang berkembang di masyrakat khususnya masyakarat di luar kalimantan yang salah mengira mengenai suku dayak , dalam arti bahwa mitos tersebut adalah sebuah kekeliruan sehingga menyebabkan membangun sebuah paradigma yang juga keliru mengenai suku dayak, oleh karena itu melalui tulisan saya ini , saya akan memverifikasi kekeliruan mengenai mitos suku dayak. Berikut 6 Mitos Keliru yang Berkembang di Masyrakat Mengenai Suku Dayak :



    #1 Jangan Macam-Macam dengan orang dayak, Orang dayak Sakti ?

    Dayak itu sakti ? mitos tentang hal ini menjadi sangat populer semenjak kejadian di sambas dan sampit. Tapi benarkah bahwa orang dayak itu sakti ? Ya benar tapi tidak sepenuhnya benar. Sama halnya dengan sesepuh-sesepuh suku lainnya, pasti mereka juga memiliki kekuatan yang bisa di katakan sakti, begitu juga suku dayak , hanya segelintir orang dayak saja yang bisa di katakan sakti telebih jika mereka merupakan menganut kepercayaan kaharingan. Saya dan keluarga saya yang notabene sebagai orang dayak, tidak meiliki kekuatan apa-apa, yang kami miliki adalah kekuatan untuk percaya kepada Tuhan , karena kkuatan Tuhan lebih besar dari segalanya. Kesimpulannya , hanya sebagian kecil saja orang dayak yang sakti.

    #2 Suku Dayak Bringas dan Kejam

    Nah, mitos ini juga berkembang seperti halnya mitos pada poin pertama. Apakah benar suku dayak it u bringas dan kejam ? Jika anda kepasar ketemu banyak preman terus malak anda ? Anda bisa mengatakan bahwa mereka kejam, ketika anda tahu bahwa meraka adalah suku jawa, apakah suku jawa itu kejam ? tidak, saya rasa suku paling sopan di Indonesia adalah suku jawa. Begitu juga dg suku dayak, hanya karena kelakuan segelintir orang yang melakukan tindakan kekejaman , banyak yang menghakimi bahwa suku dayak adalah kejam. Padahal tidak begitu, jika anda benar-benar memahami suku dayak , maka di kalimatan secara khususnya anda akan menilai bahwa suku dayak adalah suku paling ramah setelah suku jawa. Adapun ketika orang dayak marah , ngamuk dan sebagainya, itu merupakan bentuk perlawanan , mungkin hal itu juga terjadi kepada anda, jika anda tidak salah, tiba-tiba anda di pukul, di hajar dan di tendang, apakah anda diam saja, pasti ada bentuk perlawanan yang akan anda lakukan bukan.Intinya adalah jika anda ingin merasakan keramahan hati orang dayak, cobalah ke kalimantan dan rasakan tali persaudaraan. Jadi jangan takut ke kalimantan.

    Baca Juga :
    Inilah Keunikan dari Suku Dayak di Kalimantan
    Inilah Mengapa Para Penjajah Takut dengan Orang Dayak Pada Masa Penjajahan

    #3 Pola pikir suku dayak masih primitif , ketika nyawa di bayar nyawa

    Kejadian sambas dan sampit merukan sebuah kejadian yang banyak sekali menimbulkan mitos-mitos yang keliru ya, ketika saya berada di forum , saya banyak menemukan banyak yang berpendapat bahwa suku dayak itu primitif ketika nyawa di bayar nyawa. Sekali saya tegaskan bahwa hal ini adalah adanya oknum-oknum yang senang sekali melihat pertikaian antar suku khususnya yang menyangkut dengan suku dayak yang sedang bertikai dengan suku lain. Di dayak ada namanya hukum adat, dan di hukum adat tersebut ada sebuah penyelesaian secara damai ketika 2 kubu yang bertikai dapat bertemu dan berbesar hati. Tidak ada yang namanya nyawa di bayar nyawa, ini mitos yang di buat-buat yang membuat paradigma bahwa suku dayak ini masih primitif.

    #4 Tidak bisa Pulang ke kampung halaman karena gadis dayak
    Nah, ini konyol, ada mitos yang mengatakan bahwa ketika ke kalimantan dan bertemu gadis dayak, maka si laki-laki tersebut tidak bisa pulang ke kampung halaman sehingga jadi linglung dan bingung, tapi benarkah ? benar, jika di liat dari sisi postif. Sudah bukan hal umum jika wanita dayak itu cantik-cantik sehingga banyak laki-laki yang sangat menikmati hidup di kalimantan sehingga banyak yang enggan pulang ke kampung halamannya. Hal itu bukan berarti bahwa gadis dayak itu angker sehingga tidak bisa pulang ke kampung halamannya.

    #5 Mr. P bisa hilang jika macam-macam dengan Gadis Dayak
    Ini juga salah satu mitos keangkeran gadis dayak yang juga keliru. di suku lain juga bisa melakukan hal ini yang biasa di sebut santet. Bayangkan jika di jawa, anak anda wanita di apa-apain dan ketika anda kalap maka bisa saja anda kedukun untuk menghilangkan mr. P . Hal ini bisa saja terjadi di manapun bukan karena gadis dayak yang menyebabkan hal ini dan selama 21 tahun saya di kalimantan saya belum pernah mendengar informasi secara nyata mengenai Mr. P yang hilang karena gadis dayak. Jadi ini mitos yang sangat keliru . Namun, perlu di perhatikan lagi bahwa walaupun ini hanya mitos , bukan berarti Mr. P hilang tidak bisa terjadi, saya ingatkan Mr.P hilang bisa terjadi oleh karena itu untuk menjaga yang tidak-tidak, jangan pernah mempermainkan gadis dayak 

    Intinya adalah banyak sekali mitos dan pandangan yang berkembang di masyakarat. Teserah anda mau percaya atau hanya menganggapnya hoax saja , namun yang pasti anda tidak akan pernah tahu kebenarannya terlebih tentang mitos mengenai suku dayak jika anda benar-benar tidak hidup di lingkungannya . - 5 Mitos Keliru yang Berkembang di Masyrakat Mengenai Suku Dayak

    Baca Dulu : Belanja di Elevenia Gratis Voucher 1 Juta

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (62)
    Komentar
    1. bagus juga artikelnya.. kalau bisa ada juga rujukan dan penalarannya gan
      http://sepauk-tempunak.blogspot.com

      BalasHapus
      Balasan
      1. iya gan makasih sarannya :)
        maklum masih newbie , berhubung saya adalah orang dayak jadi rujukannya lebih kepada kenyataan yang terjadi kepada suku kami ^^

        Hapus
    2. Saran gan,coba ditinjau lgi ttg kejadian di sambas,itu kerusuhan antara suku apa dan suku apa...

      BalasHapus
      Balasan
      1. saya tidak mau SARA ...
        jadi agan baca di sini untuk lebih jelasnya http://id.wikipedia.org/wiki/Kerusuhan_Sambas

        Hapus
    3. Saya orang jawa dan bapak saya kerja di Kalimantan, bapak saya bilang orang dayak itu baik2 kok dan yang sering berulah di kalimantan itu kebanyakan malah orang jawa karna orang jawa diterima di kalimantan jadinya besar kepala. dulu sebelum bapak saya ke kalimantan keluarga takut kenapa2 karna mitos2 ga bener di atas tapi ternyata orang dayak ramah dan baik2. malah sekarang ga cuma bapak tp adek dan beberapa keluarga ke kalimantan.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Terima kasih sharing nya :)

        Wlw berbeda semoga kita semua dapat bergandeng tangan untuk persatuan indonesia ^^

        Hapus
      2. semua suku sama, ada yang baik dan pasti ada yang kurang baik. ngk jawa, kalimantan, papua, ambon semua sama. tergantung kitanya aja mas broooo... jangan saling menyalahkan, tidak semua orang jawa besar kepala dan tak tau diri. kita sama" bangsa negara seharusnya bisa saling menghargai suku masing", tak perlu menyela suku lain. saya mewakili orang JAWA meminta maaf jika ada salah dari suku kami.

        salam sebangsa dan senegara.

        Hapus
    4. Menarik gan. Ditunggu kunjungan baliknya ke www.kabar2.com

      BalasHapus
    5. Siipp..
      Tuhan memberkati anda yg telah berusaha membuat persaudaraan antar sesama.
      Amin..

      BalasHapus
    6. isu yang paling sering aku dengar tuh soal Mr P ilang gegara godain cewek. ga taunya ternyata cewek dayak. pas kencing ternyata mr.P-nya ilang. itu cerita.
      gitu.
      makasih share beritanya

      BalasHapus
      Balasan
      1. iya Gan, cuma mitos aja itu :)

        Hapus
      2. Mitos jika di lihat dari segi wanita dayak pada umumnya...

        tapi bukan berarti hal itu tidak akan trjadi,..

        Hapus
    7. saya orang jawa campuran sunda,, tp saya hidup di bontang,,,nyaman hidup di sni

      BalasHapus
      Balasan
      1. Thnks sharing nya :)
        saya Samarinda ^^

        Hapus
      2. Halo Yoechua.. :)
        Kamu dari kerabat suku Dayak apa.. ?
        Salam kenal ya, aku dari Kenyah - Punan (ayah-ibu)

        Hapus
      3. Salam kenal juga :)

        Saya Dayak Ma'anyan , kalimantan tengah :)

        Hapus
    8. Saya 4 thn hdp di Bumi Dayak tepatnya di Malinau KALTARA. Saya nyaman ja hdp disana, bhkan sy pny Ortu angkat Suku Dayak asli, Dayak Lundayeh. Knp gk bsa plg, bkn krn mistis ato apa, tp krn ongkos mahal. Ke Sumatera 1jt lbh, ke Timur bhkn smpe 2 jt skali jln. Jd bkn krn mistis, tp krn ongkos mahal.
      Org2 Suku Dayak baik kok, selama kita baik..

      Saat ini saya merindukan "Kampung" saya tu. Malinau, Father, Mother and my little sister and Little Brother, i miss you...
      With Love....

      BalasHapus
      Balasan
      1. terima kasih sharing nya ^^

        semoga bisa ke kalimantan lagi ya , ketemu kluarga di malinau :D

        Hapus
    9. I Love Dayak
      Rindu keluarga angkat di Ladangan, kec Menyuke, kab. Landak Kal-Bar

      BalasHapus
    10. Bukti keramahan suku dayak dan suku-suku lain bisa dilihat dari jumlah penduduk Kalimantan yang sebagian besar merupakan pendatang. Salam dari Kuala Pembuang, kalimantan Tengah.

      BalasHapus
    11. saya sunda, saya belum pernah ke kalimantan. saya juga pernah dengar mitos hilangnya mr P, makasih infonya agan Yoechua. suatu saat pengen rasanya saya ke sana menikmati keindahan alamnya dan berburu cendera mata. salam

      BalasHapus
    12. setuju gan, dulu saya 5 tahun hidup di kalimantan, dan saya mrasa nyaman tinggal disana.

      BalasHapus
    13. Cewek dayak tidak kalah cantik dengan cewek korea..hehe

      BalasHapus
      Balasan
      1. Setuju xD Saya dari suku Kahayan-Maanyan, Kalimantan Tengah :D

        Hapus
    14. terimakasih sudah menyebut suku kami paling ramah. saya pernah bertemu wanita dayak dia ramah luar biasa, cantik, imut juga. dan kepercayaan pada Tuhan kuat sekali.

      BalasHapus
    15. Ini nyata; dlm hukum adat Dayak hewan yg di tabrak (teman saya menabrak anjing betina saat itu) diganti dgn menghitung puting, 1juta/puting, 6puting=Rp6juta. Katanya kalau jantan lebih mahal lagi karena bisa menghamili banyak anjing betina.

      BalasHapus
    16. saya org dayak dan saya setuju dengan tulisan ini...tanpa men-spesialkan suku dayak, tp apa yg dilakukan suku dayak beberapa waktu yg lalu akan dilakukan juga oleh suku-suku lainnya apabila ada perasaan terancam. mengingat jumlah suku dayak yg tidak terlalu banyak, sehingga belum banyak warga suku dayak yg ekspansi ke pulau-pulau lain di indonesia, maka wajar jika adat istiadat suku dayak belum terlalu dikenal luas. tetap berpegang teguh pada saling menghargai dan menghormati adat istiadat tiap daerah dimana kita berada. karena byk kebaikan-kebaikan yg mulai luntur di indonesia, maka perlu ditumbuh kembangkan lagi.

      BalasHapus
    17. Memang itu yang saya dengan dari beberapa teman yang pernah ke sana. Namun, setelah saya membaca tulisan ini ternyata itu hanya mitos. Sebenarnya di manapun kita berada kita harus selalu menghargai dan menghormati orang lain di mana tempat kita berada.

      BalasHapus
    18. Mitos itu tidak benar, yang ada orang dayak punya pedoman, "apabila tamu lebih baik dari dia maka dia akan lebih menhormati dua kali dari skiap tamu tersebut", saya beesar di Sanggau Kalbar dan sekarang sy di Samarinda Kaltim, semua teman2 saya orang dayak, salam kanal....

      BalasHapus
    19. saya setuju,saya juga pernah dikalimantan,mereka cukup ramah kok, intinya kalau anda bersikap baik dan sopan,pasti kita akan diterima dengan baik,apalagi kita sbgai pendatang

      BalasHapus
    20. Anda saya beri gelar budayawan gan, keren. Ini artikel yang penting dan bagus.

      BalasHapus
    21. Mantap bro, terus berkarya....

      BalasHapus
    22. Mr. "P" yang "berpindah" tempat .. masih tidak percaya.. ?
      Coba saja kalau mau uji nyali.. dengan mempermainkan Gadis ASLI Dayak.. maka siap-siap menanggung resikonya dari sebab-akibat prilakunya terhadap Gadis ASLI Dayak itu..

      Tabe Salamat Lingu Nalatai, Salam Sujud Karendem Malempang,...Tingang Tatu Ranying Hatalla keleh bitim nulak monyangka hagagian taluh papa sala ije tau mandaur manderoh bitingku tuntang ngarambang bitingku kilau kilau ngarambang pulau pehun sawang. Sahii.. sahii.. sahii...

      https://soundcloud.com/ian-apokayan-1/sets/manggaru-sangku-tambak-raja

      BalasHapus
      Balasan
      1. bukan tidak percaya mas, tapi poin 5 lebih kepada pandangan umum nya saja, wanita dayak secara umum, bukan penyebab hilangnya Mr.P , sehingga mitos yang berkembang menjadikan wanita dayak itu angker... apakah mas ian merasa wanita dayak itu angker ? saya juga sebagai org dayak tidak menganggap seperti itu

        namun bukan berarti hilang.a mr.P tidak akan terjadi, oleh karena itu sebagai org dayak saya hanya bisa meberitahu ke publik untuk lebih bisa menjaga sikap dan tindakan ketika berada di tanah kalimantan

        Hapus
      2. pada dasarnya wanita dayak itu ga angker lohhh...banyak aja laki" yg menikah dengan wanita dayak....mas yoecha dayak apa??

        Hapus
    23. Wah... mantap ya infonya Gan.. makasih udah berbagi pengetahuannya

      BalasHapus
    24. 2 teman sya satu asrama dr suku dayak,yg satu sesuku dg penulis dayak ma'ayan kalteng mereka baik2

      BalasHapus
    25. sangat menarik ceritanya..terimakasih sudah membuat artikel ini,,ternyata selama ini kita sudah banyak yang salah paradigma terhadap suku dayak,,, Thank's

      BalasHapus
    26. saya pernah dengar cerita kalau laki-laki jawa menikah sama gadis dayak itu ga bisa pulang ke kampung halamannya. ceritanya sih katanya laki-laki ini diam-diam mau pulang ke jawa tanpa kasih tahu istrinya. tapi ketika sudah sampai di pelabuhan tiba-tiba linglung, lupa tujuannya ke pelabuhan itu mau apa. nah pas kapalnya sudah berangkat laki-laki ini sudah ga linglung lagi dan ingat sama tujuannya ke pelabuhan tapi ga bisa pulang karena kapalnya sudah berangkat.

      BalasHapus
    27. amazing artikel yg benar benar bagus *THUMSUP*

      BalasHapus
    28. saya org banjar, dan saya pastikan org dayak itu baik baik

      BalasHapus
    29. org dayak memang ramah.. saya dayak sarawak bnyak kwan sama dayak kalimantan khususnya iban. :-)

      BalasHapus
    30. mantab gan .. salam satu bangsa

      BalasHapus
    31. Masalahnya media massa kita lebih suka hal2 yang seram dan mistik untuk jadi pemberitaan semua demi rating dan oplah... sehingga opini yang terbangun di masyarakat jadi begitu.. juga tontonan sinetron, film dan sejenisnya yang memperlihatkan perbedaan suku di Indonesia, malah dijadikan tuntunan dan pembenar untuk pemirsanya

      Suku dayak : kanibal, sakti, kejam, P bisa hilang dsb
      Suku sasak : suka nyolong, perempuannya suka ganggu laki yg beristri dsb
      masih banyak lagi soal suku2 lainnya yang tersiarkan...

      qt orang Indonesia yang punya santun, meski aturan masing-masing adat berbeda, tetapi kesantunan itu ciri khas utama orang-orang Indonesia yang masih terpelihara sampai saat ini

      BalasHapus
    32. hahaaha bujur banar sanak ae, lun sudah 18 tahun di kalimantan masih mandangar kisah itu, tapi sebagai urang beriman lun kurang percaya. Yang penting itu jangan berbuat salah, dimanapun pasti diterima. Lun perantau asal melayu R1AU. salam kenal

      BalasHapus
    33. Yoechua mantab... bahasanya santun dan tidak propokatif,
      Ian Apokayan...tempelengkah... agak banar..

      BalasHapus
    34. Kalimantan itu aman dan nyaman, kita hanya perlu menjaga sopan santun dan selalu beberuat baik kepada sesama. penduduk asli (sebagai tuan rumah) tak akan menyerang penduduk pendatang jika ia tak disakiti. jadi mari hidup berdampingan dengan baik :) salam dari Banjarmasin :)

      BalasHapus
    35. pas gawai dayak kampung pernah aku datang asiik lo....di daerah landak mana ya lupa..hidangan di rumah sahabat di bagi 2.. waktu aku mau makan di persilahkan di tempat yg sdh disediakan kata sahabat itu memamng di sediakan u saudara saudara yg muslim...aduhai... begitu menghormatinya mereka kepada yg muslim

      BalasHapus
    36. keren gan. ente kalimantan mana..?

      BalasHapus
    37. Ane memang pengen kenal dan punya pacar wanita dayak gan, kabarnya mereka memang cantik2, jadi ngiler :D

      BalasHapus
    38. masak sih gadis di sana cantik2? lakok itu di fotonya biasa2 aja gituh..?
      sama aja kayak gadis jawa..
      heheheh

      BalasHapus
      Balasan
      1. monggo di buktikan sendiri :)

        Hapus
      2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

        Hapus

    Berkomentarlah dengan Santun dan Beretika sebagai Bangsa yang Beradad yaa ^_^

    Jangan Lewatkan