IBX5828C990AE55E Benarkah Plastik Ramah Lingkungan Itu Mudah Terurai? - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Ervan Nuari - Rabu, 04 November 2015
    Advertisement

    Yoechua Blog - Plastik, salah satu sumber sampah terbesar yang ada didunia. Plastik ada hampir dimanapun manusia tinggal. Plastik ada dihalaman rumah, dipinggir jalan bahkan dilautan. Namun plastik adalah bahan yang sangat-sangat tidakmudah terurai oleh alam. Mikro organisme yang biasanya membuat material alami seperti sampah rumahan mengurai, tidak bisa menguraikan plastik. Hingga butuh berabad-abad bagi plastik untuk terurai.

    Namun, kini kita telah dikenalkan dengan plastik yang mudah terurai. Biasa disebut Biodegradable plastik. Namun benarkah plastik ini mudah terurai? Ahli kimia dari Universitas Negeri Michigan, Ameria, membuat penelitian terhadap jenis plastik ini. Untuk membuktikan apakah benar plastik tersebut lebih mudah terurai.

    Penelitian ini dilakukan dengan dua buah jenis plastik yang umum seperti Polyethylene, plastik untuk membuat tas plastik, dan Polyethylene Terephtalate, yang biasa digunakan dalam botolminuman. Dan hasilnya membuktikan bahwa, plastik ramah lingkungan itu samasajadengan plastik biasa. Tidak mudah terurai oleh alam.

    Penelitian dilakukan dengan menggunakan berbagai kondisi dan situasi. Namun setelah beberapa tahun, penelitian ini membuktikan bahwa kondisi plastik tersebut tetap sama dengan plastik lainnya. Hingga para peneliti ini menyimpulkan bahwa plastik ini tidaklah terurai dengan cepat, seperti yang dikatakan.

    Ironisnya, penelitian ini dibiayai oleh salah satu produsen plastikramah lingkungan. Yang ingin membuktikan apakah produk yang mereka buat dan jual ini benar-benar ramah lingkungan. Jadi apakah anda masih ingin menggunakan plastik ramah lingkungan?
    (yoechua.com) 

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan