IBX5828C990AE55E Nasi dan Telur Disini Harganya 80 Ribu, Kok Bisa? - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Kamis, 19 November 2015
    Advertisement

    Yoechua Blog - Jika anda pergi ke tempat makan sederhana seperti Warung padang, warteg , warung ayam penyet dan berbagai warung sederhana lainnya, anda akan menjumpai sebuah makanan wajib seperti nasi telur. Yah, tidak dapat di pungkiri bahwa jenis makanan ini adalah makanan wajib tersaji di hampir seluruh warung makan di seluruh Indonesia. berbeda cerita ketika anda pergi ke sebuah restoran, maka anda tidak akan pernah menjumpai makanan ini.

    Nasi dan Telur atau biasanya dikenal nasi telur adalah menu makanan paling bersahabat bagi kantong konsumen, karena jenis makananan ini memiliki harga yang begitu murah walaupun berbeda-beda tapi yang jelas perbedaannya tidak terlalu signifikan. Makanan ini jauh lebih murah di bandingkan makanan dengan menu ayam ataupun daging.

    Harga umum untuk makanan ini adalah dimulai dari 5 ribu hingga 10 ribu (dengan asumsi ada tambahakan berbagai lauk lainnya). Yah, Inilah salah satu makanan yang sering saya makan ketika saya measih menjadi seorang mahasiswa di kota samarinda, sebut saja makanan ala anak kost. Namun percaya atau tidak bahwa nasi telur bisa memiliki harga yang begitu mahal yang jauh daripada harga normalnya?.

    Hal ini bisa saja terjadi terutama di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Bisa jadi karena akses sembako yang sulit di jangkau sehingga meningkatnya makanan nasi telur bisa menjadi mahal. Salah satu daerah yang mengalami ini adalah di Kepulauan Anambas, Riau.

    Ya, tidak tanggung-tangung nasi telur bisa mencapai 80 ribu untuk sekali makan lho ketika pasokan sembako tidak lancar. Hal ini terjadi karena distribusi sembako yang memang mengalami hambatan dan bermasalah dimana tidak dapat datang setiap harinya bahkan kapal hanya bisa datang 2 kali hanya dalam waktu 1 bulan sehingga menjadi sangat mahal.

    Sembako merupakan sebuah barang langka yang ada di Anambas dikarenakan kondisi geografis yang parah menyebabkan aktifitas warga serta pasokan sembako menjadi terganggu terlebih ketika terjadi pada bulan november hingga januari. Oleh karena itu pada masa-masa itu jangan kaget ketika mendapati nasi telur bisa mencapai 60 ribu hingga 80 ribu.

    Karena hal inilah banyak warga yang lebih menyimpan sembako ketika pasokan lancar sehingga ketika musim angin barat telah tiba, mereka masih memiliki stok untuk beberapa bulan kedepannya.
    (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan