IBX5828C990AE55E Wow, Inilah Bukti Bahwa Bahasa Jawa Mendunia - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Luluk Emje - Sabtu, 09 Januari 2016
    Advertisement

    Yoechua Blog - Suku Jawa adalah salah satu suku terbesar di Indonesia yang tidak hanya mendiami Pulau Jawa, namun tersebar ke seluruh Indonesia. Bahasa daerah yang digunakan untuk komunikasi adalah Bahasa Jawa. Secara umum Bahasa Jawa Tengah dan DIY tidak jauh berbeda, tapi agak sedikit berbeda jika dibandingkan Bahasa Jawa Timur dan Jawa Barat. 

    Bahasa Jawa pun memiliki aksen yang berbeda tergantung daerahnya, seperti aksen atau gaya "ngapak" di daerah Pantai Utara Jawa, dan ada pula perbedaan dengan Bahasa di Pulau Madura. So, Bahasa Jawa itu luas dan beragam juga yaah. Nah, kalau di Indonesia rasanya sangat familiar masyarakatnya menggunakan Bahasa Jawa sebagai Bahasa daerah, terkait dengan letak salah satu pulau besar ini. Tapi, taukah anda, ternyata Bahasa Jawa juga digunakan di beberapa negara berikut ini, cekidot

    #1. Republik Suriname Negara di Amerika Selatan ini dulunya bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda yang merupakan bebas daerah jajahan Belanda. Republik Suriname berbatasan dengan Guyana Perancis di bagian timur dan barat. Dibagian Selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara berbatasan dengan Samudera Atlantik. Sekitar 75.000 orang Jawa tinggal di Republik Suriname yang dibawa dari Hindia-Belanda pada tahun 1890-1939, disaat Indonesia pun dijajah Belanda. Sebenarnya bahasa resmi Suriname adalah Bahasa Belanda, dan orang Suriname juga berbicara dengan Bahasa Sranang Tongo, Bahasa Hindustani, Bahasa Jawa, Bahasa Karibia, Bahasa Arawakan dan Bahasa Inggris, terutama dalam fasilitas dan toko yang berorientasi pariwisata. Hal lain yang masih berkaitan dengan Bahasa Jawa di Suriname adalah nama salah satu distrik di Republik tersebut bernama distrik Brokopondo. 

    #2. Belanda Saat dahulu Belanda menjajah Indonesia, para kompeni mengirim orang Jawa ke Belanda untuk dijadikan budak. Lalu mereka pun berkeluarga di Belanda dan tak jarang menikah dengan orang lokal sehingga Bahasa Jawa pun menjadi bahasa asing yang menarik di Belanda. Tak sedikit orang Belanda yang tertarik dengan Bahasa Jawa dan mempelajari kosakata-kosakata Jawa. Hal ini dibuktikan dengan naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat di Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang berdiri sejak tahun 1575. 

    #3. Kaledonia Baru Letaknya di bagian selatan Samudra Pasifik dan negara ini adalah negara seberang laut mililk Perancis. Negara kepulauan ini telah dikuasi Perancis, selain negara Polinesia Perancis sehingga bahasa resminnya adalah Bahasa Perancis. Keberadaan orang Jawa di Kaledonia Baru ini hampir sama dengan perpindahan orang Jawa Suriname, namun perpindahan itu terhenti di tahun 1949. Sebagian daerah dihuni oleh orang Jawa yang menjadi kuli kontrak atau mereka yang merantau untuk mendapat kehidupan yang lebih baik. Orang Jawa Kaledonia Baru masih tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari dikalangan generasi tua, namun anak mudanya menggunakan bahasa Perancis. 

    #4. Singapura Sejak tahun 1825-1965, sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura untuk dijadikan buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Mereka rata-rata berasal dari Jawa Tengah, Kampong Jawa adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura terletak di tepi sungai Rochor. Tempat pemukiman orang Jawa lainnya adalah Kallang Airport Estate, disana orang Jawa berdampingan dengan orang Melayu dan Cina. Menurut data tahun 1985 sekitar 3.8 % dari 21230 orang Jawa di Singapura masih melestarikan Bahasa Jawa meski hanya dikalangan generasi tua. Orang Jawa Singapura lebih fasih berbahasa Melayu karena pengaruh budaya Melayu cukup kuat. Lingkungan non-Jawa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondusifitas Bahasa Jawa, sehingga akhirnya Bahasa Jawa menjadi langka di Negera Singa tersebut. 

    #5. Malaysia Masyarakat Jawa diperkirakan hijrah ke Malaysia sekitar tahun 1900an karena tekanan ekonomi, saat ini orang Jawa Malaysia termasuk generasi ketiga dan keempat serta mereka sudah berwarga negara Malaysia. orang Jawa Malaysia sudah dianggap Melayu pribumi yang sah menurut Undang-Undang Malaysia, meskipun mereka masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa. Orang Jawa Malaysia tersebar di Selangor, yang meliputi wilayah Kelang, Sepang, Tanjung Karang, Sbak Bernam, Banting, Kuala Selangor dan sebagian Johor.
    (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (1)
    Komentar
    1. mantap ya bahasa jawa, tapi emang suriname terkenal dengan penduduknya yg fasih menggunakan bahasa jawa ya...hehhe, ini artinya bahasa jawa sudah go International..bukan agnes monica aja..hehhe

      kunjungan baliknya ditunggu broo.. :)

      BalasHapus

    Berkomentarlah dengan Santun dan Beretika sebagai Bangsa yang Beradad yaa ^_^

    Jangan Lewatkan