IBX5828C990AE55E 5 Kebiasaan Jepang yang Dianggap Kasar di Indonesia - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Selasa, 22 Maret 2016
    Advertisement

    Yoechua Blog - Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang budaya Jepang, jika anda pengikut baru yoechua blog, maka perlu kalian ketahui saya adalah seorang Otaku dan juga Weeaboo jadi saya menyukai sesuatu mengenai Jepang, jangan tanya mengapa, karena saya sendiri tidak tahu mengapa.

    Kebudayaan Jepang tentu saja sangat berbeda dengan kebudayaan yang ada di Indonesia, jadi jangan pernah mencoba memaksa untuk menyatukan kedua budaya ini karena akan menghasilkan sesuatu yang mungkin tidak pernah anda sangka, salah satu di antaranya adalah kebiasaan. Ya, kebiasaan yang ada di Jepang tentu memiliki perbedaan dengan Indonesia. Sesuatu yang baik bagi kita mungkin tidak baik bagi mereka, atau sebaliknya.

    Seperti dilansir jpninfo.com, ada beberapa kebiasaan yang ada di Jepang, yang mana menjadi perilaku yang biasa-biasa saja namun tidak biasa di negara-negara lain bahkan jika itu dilakukan di negara lain cenderung dianggap kasar termasuk di Indonesia. Pensaran? Inilah 5 Kebiasaan Jepang yang dianggap kasar di Indonesia.

    #1. Tidak Ada Tip
    Di Indonesia dan negara lain mengenal yang namanya tip, bahasa sederhananya sih upah atas pelayanan seseorang namun di jepang tidak mengenal sistem tip karena sistem ini dianggap seperti merendahkan harga diri seseorang sehingga ketika memberikan tip akan menciptakan suasana yang tidak nyaman tidak hanya kepada pelayan namun juga kepada pelanggan, oleh karena itu persamaan derajat di Jepang begitu di junjung. Maka tidak heran industri pelayanan di Jepang salah satu yang terbaik di Dunia. 

    #2.Memotong Bicara Orang Lain
    Di Indonesia, memotong pembicaraan orang lain di anggap tidak sopan, namun tidak dengan Jepang. Di Jepang sering terjadi selaan ketika berbicara seperti "Eh?"," Souka", "Hountou Ni" dan lain-lain , hal ini akan di anggap bahwa teman berbicara kita begitu tertarik dengan apa yang sedang kita perbincangkan sehingga ingin mengetahui informasi lebih banyak lagi.

    #3. Makan dengan Bersuara
    Nah, orang Indonesia begitu anti dengan makan sambil bersuara karena akan dianggap kurang sopan dan juga dianggap udik. Di Jepang malah sebaliknya, seperti saat makan mie ramen, mie soba atau mie udon mereka akan mengeluarkan suara sekeras mungkin di saat memakannya, hal ini dianggap sebagai suatu penghormatan kepada pembuat mie tersebut selain itu juga makan sambil bersuara di anggap lumrah karena akan terasa lebih enak bagi orang Jepang.

    #4. Mendorong Orang Saat di Kereta
    Di Indonesia, ketika naik kereta dan dorong-dorongan pasti ada saja yang marah-marah, ada pula yang tidak segan untuk meminta maaf, namun tidak dengan di Jepang. Industri yang maju dan aktivitas yang padat membuat para pekerja lebih memilih untuk menggunakan kereta dibandingkan kendaraan pribadi, selain itu daya kerja di Jepang juga sangat melelahkan, kadang jika terjadi dorong-dorongan di saat naik kereta, meminta maaf pun terasa melelahkan hingga menjadi suatu kebiasaan yang lumrah terjadi saat menaiki kereta.

    #5. Berteriak di Restoran
    Pernah berteriak di restoran? Selain di anggap kurang sopan, berteriak di restoran akan sangat menggangu penggan lain jika itu di Indonesia. Di Jepang, cukup berteriak " Sumimasen" maka sang pelayan akan datang ke meja kalian.

    Nah itulah 5 kebiasaan jepang yang dianggap kasar dan kurang sopan oleh terjadi di Indonesia. Setiap budaya tiap negara ada sisi negatif dan juga positif jadi jika itu baik maka bisa di terapkan oleh kita, namun jika itu tidak baik maka abaikan saja. Arigatou!.
     (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan