IBX5828C990AE55E Perbedaan Paling Mencolok Film Marvel dan DC Comic - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Rabu, 23 Maret 2016
    Advertisement

    Yoechua Blog - Tahun 2016 Bisa jadi menjadi tahun untuk pertarungan 2 komik superhero terbesar di dunia yaitu Marvel dan DC. Saya menyakini bahwa kalian tidak pernah ketinggalan untuk menonton film-film dari 2 komik tersebut. Namun setelah menonton film-film mereka, apakah anda menemukan perbendaan dari keduanya?

    Sebagai seorang fans dari kedua komik ini, tentu saja selalu menikmati setiap sajian aksi dari para superhero mereka. Pada tulisan ini, saya akan mengulas perbedaan antara film Marvel dan DC dari sudut pandang yang berbeda, lebih tepatnya sesuatu yang seharusnya ada didalam film DC yang notabene ada di film Marvel.


    Salah soerang kreator The Prestige, Christoper Priest mengatakan bahwa seharusnya film superhero sebaiknya harus fun dan lebih banyak aksi agar semua kalangan, anak-anak maupun orang dewasa dapat menikmatinya terlebih tujuan awal dari komik superhero sebenarnya di buat untuk anak-anak.

    Jika melihat kesamaan dari semua film DC yang pernah tayang di bioskop, maka ada 1 persamaan yang jelas yaitu gritty, dark, serious, and realism. Hal ini bisa jadi adalah nilai plus sebagai ciri khas karakter-karakter superhero DC yang di miliki oleh warner Bros, namun kembali seperti yang katakan melalui kutipan Christoper Priest, Seharusnya superhro lebih fun.

    Jika kalian melihat film-film marvel seperti Iron Man, Deadpool, Avengers, X-Men:Days of Future dan lain-lain , film-film tersebut lebih fun dan banyak di selingi oleh candaan-candaan yang nyelekit untuk di liat. Bagaimana Menurutmu?

    Film DC yan telah tayang misalkan, Man of Stell dan Batman, kalian akan lebih menangkap alur cerita yang gritty, dark, serious, and realism bahkan film terbaru DC yang  tayang pada tahun ini Batman V Superman : Dawn of Justice serta Suicide Squad akan kembali dengan ciri khas yang sama. Jika anda telah menonton Batman V Superman, maka anda akan merasakan betapa kelam film tersebut.

    Film superhero yang gritty, dark, serious, and realism bukan berarti buruk atau jelek , namun jika melihat konteks superhero yang berasal dari komik yang notabene sebenarnya untuk dinikmati semua kalangan terutama anak-anak maka komposisinya akan lebih pas dan cocok dibandingkan film yang terlalu serius dan kurang fun.
     (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan