IBX5828C990AE55E Wow, Desa Ini Dapat Berpindah-Pindah Tempat - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Senin, 11 April 2016
    Advertisement

    Yoechua Blog - Pernah mendengar sebuah desa yang dapat berpindah-pindah? tentu saja hal itu sangat tidak mungkin karena daerah dan geografi nya pada satu tempat dan tidak mungkin untuk berpindah-pindah, namun pada kenyataannya ada sebuah desa yang dapat berpindah-pindah, apa yang sebenarnya yang terjadi?

    Seperti dilansir washingtonpost.com, berlokasikan di ketinggian mencapai 2812 meter di padang Peruvian, jika kalian mengunjungi danau Titicaca yaitu yang berada di perbatasan antara negara Bolivia dan Pru maka kalian akan menemukan sebuah keunikan dari sebuah desa dimana desa yang ada di sini merupakan desa yang dapat berpindah-pindah tempat. Kalian akan menjumpai sebuah lahan terapung seperti pulau-pulau kecil namun hanya berisikan jerami.

    Desa ini beranama Uros yaitu sebuah desa yang didalamnya di huni sebagian besar bahkan seluruhnya adalah suku Uru, oleh karena ini dinamakan desa Uros. Desa Uros ini terbuat dari sejenis rerumputan atau arang-arang yang mereka namai Totora. Suku Uro menjalankan kehidupan dan aktivitasnya di atas Uros, walaupun proses pembuatannya cukup di bilang sederhana namun ternyata di dalamnya fasilitiasnya cukup lengkap dan memadai.

    Fasilitas-fasilitas di dalamnya tentu saja terdapat rumah sebagai tempat tinggal penduduk suku Uru, ada juga sekolahan, bahkan di dalamnya juga terdapat stasiun radio sebagai salura komunikasi untuk penduduk uros. Walaupun secara sepintas memang sederhana, namun mereka menjalankan segala kehidupand Uros selayaknya desa-desa pada umumnya.

    Yang perlu kalian ketahui lagi, anehnya desa ini ternyata memang di buat secara mengapung agar mudah berpindah-pindah ketika ada serangan oleh musuh karena memang awal mula terbentuknya pemukiman ini karena dulu difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus menjadi benteng pertahanan yang dapat berpindah-pindah lokasi. Ketika musuh, mereka tidak perlu repot-repot untuk melawan melainkan hanya melarikan diri bersama dengan rumah mereka.

    Menarik bukan? namun dengan kemajuan peradaban tentu saja hal mereka tidak lagi diserang musuh seperti pada jaman dahulu, kini banyak turis yang mengunjungi desa ini unuk mengetahui lebih banyak hal mengenai desa dan suku Uru tersebut , namun hanya yang menerima kehadiran pengunjung karena dengan alasan tidak ingin merubah tradisi adat suku Uru.
     (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan