IBX5828C990AE55E Inilah Kisah Tanggal Tuaku - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Kamis, 19 Mei 2016
    Advertisement

    Yoechua Blog - Tanggal tua merupakan musuh bagi semua orang terlebih bagi mahasiswa dan bagi seorang pekerja. Mengapa? bagi mahasiswa, kiriman orang tua yang semakin menipis mengharuskan kita makan apa adanya saat tanggal tua tiba, bagi pekerja selain juga mengharuskan makan seadanya, mereka juga harus menahan keinginan membeli sesuatu yang mereka inginkan karena uang yang dimiliki di akhir bulan mulai menipis. Bagaimana dengan saya?

    Berbeda dengan menjadi seorang mahasiswa dan pekerja, saya yang merupakan seorang blogger dan programmer tidak di batasi waktu apakah tanggal muda maupun tanggal tua, jadi semua adalah sama saja. Enak bukan? tapi walau begitu ada yang selalu terbayang-bayangi tanggal tuaku? Apa itu? 

    Untuk saat ini saya adalah seorang blogger fulltime seiring mencari kerja yang memang sulit untuk di temukan untuk wilayah samarinda. Tapi saya bersyukur walau hanya menjadi seorang blogger penghasilan saya tiap bulan melebihi 4 juta dan saya pernah beruntung mendapatkan 12 juta/bulan walaupun itu bisa saya rasakan hanya 2 kali , tapi saya tetap bersyukur. Itu semua saya dapatkan hanya dengan google adsense. Sebagai seorang pemula mendapatkan hasil seperti itu, cukup membanggakan.

    Penghasilan saya tidak hanya itu guys, kadang ada brand-brand besar yang bekerjasama dengan saya dengan menempatkan bannernya, pernah ada sebuah brand meletakan bannernya selama 6 bulan dan tidak tanggung-tangung mereka berani bayar 6 juta. Pernah juga ada brand yang pernah menempatkan kontennya (Content Placement) di blog saya dengan pembayaran 1.5 juta / posting. 

    Keahlian saya lainnya adalah menjadi programmer lepas, setidaknya sudah lebih 5 orang yang menggunakan jasa saya dengan tarif pembuatan aplikasi berbasis web berkisar 3 juta lebih untuk tiap aplikasi yang saya buat.

    Sepintas melihat penghasilan saya, maka kalian dalam hati akan berkata " wah enak nya tanpa jadi karyawan bisa mendapatkan penghasilan lebih dari karyawan". Tapi penghasilan yang cukup seperti itu , tanggal tua menjadi momok menakutkan bagi saya, sama halnya dengan kalian-kalian yang merasakan betapa menakutkannya tanggal tua.

    Orang tua saya merupakan pemilik home industri, untuk saat ini sedang dalam kebangkrutan, karena daya beli masyarakat semakin menurun, sedangkan modal yang dipinjam melalui pihak ketiga begitu melilit dan bahkan tidak ada keuntungan dari usaha tersebut untuk saat ini bahkan rugi 100% padahal dulu keuntungan mencapai 200%. Tentu mereka begitu gelisah ketika akhir bulan, saat hendak mengansur karena tidak adanya dana keuntungan dari usaha tersebut. Tentu sebagai anak pertama, kalian tidak akan diam melihat orang tua kalian yang mengurus kita dari kecil hingga lulus kuliah dalam kesusahan tersebut.

    Dari penghasilan saya menjadi seorang blogger dan programer , yang dapat saya nikmati adalah tidak lebih 1.5 juta , dan perlu kalian tahu saya merupakan perantauan dari desa yang hidup di kota jadi untuk kos dan biaya hidup tidak lagi dengan orang tua. Yang saya percayai adalah rezeki yang kita berikan kepada orang tua kita tidak akan pernah sia-sia, Tuhan akan memberikan suatu nikmat yang berlebih kelak ketika kita dapat tanpa pamrih tanpa berpikir ketika itu menyangkut dengan orang tua kita.

    Untuk saat ini yang ada dalam pikiranku cuma satu, yaitu bekerja untuk orang tua hingga masalah yang sedang dihadapi cepat selesai dan selalu mengirim uang kepada orang tua seberapapun yang mereka butuhkan, karena tidak ada hal yang lebih mulia selain membantu kedua orangtua kita.

    Mengapa tanggal tua begitu menakutkan bagi saya? walaupun berbeda, namun sayapun merasakan tanggal tua menjadi hal yang menakutkan ketika saya tidak bisa memberikan sesuatu yang mereka butuhkan ketika penghasilan saya tidak bisa mencukupi kehidupan saya dan kebutuhan orang tua saya. Namun satu yang pasti Tuhan akan bersama dengan kita yang selalu berusaha da berdoa ( Ora et Labora)

    Untuk menyiasati tanggal tua adalah dengan menghargai uang tersebut, gunakan sebaik-baiknya jangan pernah membuang-buang uang untuk sesuatu yang tidak perlu, jika kalian mahasiswa, kalian belum bisa merasakan bagaimana orang tua kita memperoleh uang untuk biaya hidup kita untuk kuliah, dan untuk pekerja kalian sudah tahu betapa sulitnya mencari uang, akan lebih baik jika gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat

    Hidup di tanggal tua saya pun tidak jauh beda dengan kalian-kalian yaitu makan seadanya namun tentu selain kebutuhan primer , kebutuhan sekunder juga harus terpenuhi. Cara yang paling baik adalah menabung. ketika saya mahasiswa saya menabung 10rb/hari selain ini berguna bagi tanggal tua di bulan-bulan selanjutnya, hal ini juga dapat menjadi modal kita saat hendak membeli suatu barang untuk kebutuhan sekunder kita.

    Salah satu alternatif adalah dengan membeli barang-barang di mataharimall.com, selain mendapatkan harga yang murah dan terjangkau serta hemat , tentu kualitas barangnya seperti barang-barang mall terlebih untuk saat ini terdapat promo yang semakin akan membuat anda menjangkau kebutuhan sekunder kalian. #JadilahSepertiBudi


    Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
    mataharimall-kompetisi


     (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan