IBX5828C990AE55E Kenali 3 Jenis Oli untuk Mesin Berikut Ini - Yoechua Blog
  • About Us
  • Advertise
  • Career
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Yosua Jimmy Agustio - Sabtu, 03 Februari 2018
    Advertisement

    Yoechua Blog - Bagi Anda yang sering berurusan dengan service genset, pasti sudah tidak asing lagi dengan urusan minyak pelumas. Minyak pelumas atau oli ini digunakan untuk melumasi permukaan komponen bergerak pada mesin. Komponen yang telah dilumasi tadi akan meminimalkan gesekan yang menyebabkan panas dan keausan pada mesin.

    Oli ini pun juga bergerak. Pergerakan itu juga memungkinkan oli mengangkut panas yang timbul dari mesin, sehingga setidaknya oli mesin berfungsi pula sebagai pendingin pada mesin.

    Di pasaran, Anda akan menjumpai tiga jenis oli mesin. Yaitu oli mineral, oli semi sintetik, dan juga oli sintetik. Apa yang membedakan ketiga jenis oli tersebut? Simak ulasan singkat berikut ini.


    Oli mineral
    Oli ini terbuat dari minyak bumi. Oli mineral kemudian disempurnakan dengan zat aditif untuk meningkatkan fungsi dan kemampuannya. Tanpa zat aditif, oil memiliki karakteristik yang kurang baik, yaitu:
    - Saat suhu dingin atau rendah, oli mineral akan menggumpal
    - Saat suhu tinggi atau panas, oli mineral akan mudah rusak
    - Oli mineral dapat meninggalkan deposit (kerak/lumpur)

    Oli ini sering digunakan pada mesin yang mempunyai piston dan silinder baru. Hal ini dikarenakan struktur molekul oli mineral yang tidak rata membuat komponen dapat saling mengikis satu sama lain. 

    Oli semi sintetik
    Oli semi sintetik adalah campuran dari oli mineral dengan oli sintetik. Pada oli ini, kandungan bahan bakar oli sintetik hanyalah 10-25%. Kelebihannya dari oli ini adalah kualitasnya yang lebih baik dibanding oli mineral. Namun harganya sedikit lebih mahal.

    Oli sintetik
    Oli sintetik merupakan minyak pelumas yang diperoleh dari hasil terbersih pemilihan oli mineral. Lalu oli ini diproses dan dimodifikasi secara kimiawi. Proses pembuatan oli sintetik ini terbilang cukup rumit dan kompleks, jadi harganya pun jauh lebih mahal dibanding oli mineral. Kelebihan oli sintetik ini adalah:
    - Vikositas atau kekentalan yang stabil pada suhu rendah maupun tinggi
    - Ramah lingkungan
    - Tidak mudah beroksidasi
    - Tidak meninggalkan deposit berupa kerak dan lumpur
    (yoechua.com)

    Advertisement

    Bagikan Ya !!!

    Sebelumnya
    Posting Lama
    Selanjutnya
    Posting Lebih Baru
    Komentar (0)
    Komentar

    Tidak ada komentar:

    Jangan Lewatkan